Senin, 31 Januari 2011

Dasar-dasar koneksi Jaringan Warnet

      Perkembangan Warnet akhir-akhir ini sangat demikian pesat, ini ditunjang juga dengan peyedia koneksi internet seperti speedy, fastnet dan ISP lain yang melayani koneksi melalui sinyal Radio atau Wifi yang semakin beragam pula, dan masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan dari segi harga berlangganan dan kualitas koneksi.
Selain itu jenis-jenis Warnet yang berkembang saat ini juga semakin beragam, ada yang menyediakan layanan hanya untuk keperluan Browsing, ada yang menyediakan layanan hanya untuk bermain Game / Game Online, ada juga yang menyediakan layanan kedua-duanya dll.

Installasi atau pemasangan Warnet dari awal perakitan komputer, pemasangan Jaringan (LAN-Local Area Network) sampai dengan installasi Server Billing juga tidaklah sulit, terutama bagi Warnet yang koneksinya menggunakan ISP dari Speedy, tentunya didukung pengetahuan mengenai jaringan. Hanya dengan bermodalkan Modem ADSL dan Switch Hub untuk Jaringan (LAN) anda sudah dapat membuat usaha Warnet. Dengan syarat semakin besar bandwith yang anda sewa semakin banyak pula komputer yang bisa anda sambungkan / koneksikan.

Topology paling mudah untuk koneksi Jaringan Warnet (mnggunakan Speedy).


Dalam hal ini saya membuat contoh dengan koneksi yang diperoleh dari penyedia jasa internet Speedy. Karena pada Modem ADSL tidak ada pembatasan koneksi ke banyak komputer , dengan kata lain komputer yang terkoneksi ke Modem ADSL melalui Switch Hub bisa sampai 254 komputer. Mengapa 254 komputer? hmm....

Yang membatasi adalah aturan pada sistem Jaringan Komputer itu sendiri. Begini gampangnya...
Ibarat rumah kita adalah komputer, tentu mempunyai alamat bukan ? Nah dalam Jaringan Komputer alamat itu mempuyai nama TCP/IP (cth : 192.168.1.1 sampai 192.168.1.255), mengapa bentuknya hanya angka dan titik ? Nah silahkan anda tanyakan ke Paman Google, sebab klo saya bahas disini nanti jadi OOT (out of topic).

Jadiiiiii...... jika Modem ADSL mempunyai TCP/IP 192.168.1.1 maka TCP/IP komputer yang terkoneksi ke Switch Hub bisa dari 192.168.1.2 sampai 192.168.1.255 (berurutan). Mudah bukan ? :) Dari sini Anda tinggal menginstall Sistem Operasi dan lain-lain pada semua komputer dan menginstall software billing server pada komputer yang hendak dijadikan server dan billing client pada komputer client tentunya.

Dan sekedar tambahan pengetahuan, software billing warnet tidak menghitung harga berdasarkan waktu koneksi internet atau besarnya lalu lintas data yang lewat melalui jaringan, tetapi berdasarkan waktu login yang terdapat pada billing client itu sendiri.

Nah segitu saja dulu, mudah-mudahan menjadikan manfaat.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 

Lintas Bloger

Valuta

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | belt buckles